IKPM Muratara Yogyakarta Tanyakan Kejelasan Anggaran Asrama dari Pemkab Muratara
OKESIBER.COM.Yogyakarta — Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa (IKPM) Muratara Yogyakarta menyampaikan kekecewaan terhadap belum adanya kejelasan terkait bantuan anggaran asrama/kontrakan mahasiswa dari Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).
Permasalahan ini bermula setelah audiensi yang dilakukan mahasiswa bersama Pemerintah Kabupaten Muratara pada 10 Februari 2025 lalu. Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa berharap adanya perhatian dan dukungan pemerintah terhadap keberlangsungan tempat tinggal mahasiswa Muratara yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta.
Namun hingga saat ini, mahasiswa menilai belum ada tindak lanjut maupun kepastian dari hasil audiensi tersebut. Bahkan, mahasiswa mengaku kesulitan melakukan komunikasi lanjutan dengan pihak pemerintah daerah.
Ketua IKPM Muratara Yogyakarta menyampaikan bahwa nomor WhatsApp miliknya diduga telah diblokir oleh Bupati Muratara, sehingga komunikasi terkait aspirasi mahasiswa menjadi terhambat.
“Kami hanya ingin memperjuangkan wadah dan kenyamanan bagi mahasiswa Muratara di Yogyakarta. Sampai hari ini belum ada kejelasan mengenai anggaran asrama maupun kontrakan mahasiswa. Kami kecewa karena komunikasi pun seakan tertutup,” ujarnya ketua ikpm (ALFIN RIZKI HERNANDA)
Mahasiswa juga mempertanyakan sejauh mana perhatian pemerintah daerah terhadap generasi muda Muratara yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah dan membawa nama baik Kabupaten Muratara di Yogyakarta.
“Apakah tidak ada lagi wadah bagi kawan-kawan mahasiswa untuk membawa nama Muratara di Yogyakarta? Padahal kami hadir sebagai bagian dari generasi daerah yang ingin berkembang dan berkontribusi untuk Muratara ke depan,” lanjutnya.
IKPM Muratara Yogyakarta berharap Pemerintah Kabupaten Muratara dapat membuka ruang dialog kembali serta memberikan kepastian terkait dukungan fasilitas tempat tinggal mahasiswa, demi keberlangsungan aktivitas pendidikan dan organisasi mahasiswa Muratara di Yogyakarta.





